PRODUK NANOTECHHERBAL

Produk nano herbal
  • Nano Beras
Berikut ini beberapa cara pemanfaatan beras sebagai bahan perawatan kecantikan yang alami:
1. Beras untuk Lulur Tubuh
2. Beras untuk Pelembut Kulit Tangan

3. Beras untuk Masker Antikerut

4. Beras untuk Bedak Dingin

Sebelum mempelajari bagaimana caranya, ada baiknya kita mempelajari dulu kandungan yang terdapat di dalam beras, bahan-bahan yang bermanfaat untuk merawat kecantikan kulit tersebut.
  • Lulur beras yang dipercaya turun-temurun sebagai rahasia kecantikan para putri keraton, ternyata memiliki struktur yang sama seperti ceramide, yaitu suatu molekul lipid yang bertanggung jawab dalam menyempurnakan proses regenerasi sel-sel kulit.
  • Beras juga mengandung vitamin B yang selalu ada dalam kandungan produk kosmetik pemutih kulit.
  • Kandungan selenium dalam beras merah merupakan elemen kelumit (trace element) yang merupakan bagian esensial dari enzim glutation peroksidase. Enzim ini berperan sebagai katalisator atau bahan yang bisa mempercepat terjadinya proses pemecahan peroksida menjadi ikatan yang tidak bersifat toksin-peroksida. Kandungan selenium ini dipercaya bisa mencegah terjadinya proses penuaan dini.
1. Beras untuk Lulur Tubuh
Selain membuat kulit lebih bersih, lulur berbahan beras juga membantu pengelupasan sel kulit mati serta menggantinya dengan lapisan kulit baru yang lebih muda dan sehat.
Bahan-bahan:
  • 2 sendok makan tepung beras (atau beras yang sudah ditumbuk halus)
  • 3 ruas kunyit seukuran ibu jari
  • 2 ruas kencur seukuran ibu jari
Cara penggunaan:
  • Campur dan haluskan semua bahan tadi. Jika adonan terlalu pekat, tambahkan sedikit air hangat hingga adonan menyerupai pasta. Ramuan siap digunakan.
  • Bersihkan badan terlebih dahulu (mandi), lalu oleskan minyak zaitun di sekujur tubuh. Diamkan sejenak hingga meresap.
  • Lumurkan ramuan lulur ke sekujur tubuh. Biarkan hingga mengering, lalu gosok perlahan dengan gerakan memutar.
  • Bubuk lulur akan luruh membawa kotoran dan sel kulit mati dari tubuh.
  • Bilas tubuh dengan air hangat.
Catatan:
  • Agar kulit menjadi dingin, perawatan bisa dilanjutkan dengan melumurkan yoghurt plain (tanpa rasa) pada bagian tubuh yang diinginkan selama 15 menit. Bilas hingga bersih.
  • Ingin lebih rileks lagi? Berendamlah dengan  air hangat yang dicampur dengan segenggam campuran bunga (mawar, melati, irisan daun pandan) dan beberapa tetes minyak esensial yang mengandung aroma terapi.
  • Jangan lupa untuk meminum segelas air putih sesudah menjalani perawatan, agar terhindar dari dehidrasi.
2. Beras untuk Pelembut Kulit Tangan
Bahan-bahan:
  • 1/2 cup beras merah
    ( 1 cup setara dengan 150 gram)
  • cup air hangat
  • 1/2 cup daging buah labu segar
  • 1/2 sendok makan santan
    ( 1 sdm setara dengan 15 mL)
Cara penggunaan:
  • Letakkan beras merah ke dalam mangkuk. Tambahkan air hangat, aduk hingga semua butir beras terbasahi. Biarkan selama satu jam, lalu saring menggunakan kain penyaring.
  • Tuang air hasil penyaringan beras merah tadi ke dalam blender. Tambahkan daging buah labu segar dan santan. Nyalakan blender dengan kecepatan sedang selama sekitar 30 detik.
  • Oleskan campuran bahan ke seluruh bagian punggung dan telapak tangan, lalu tutupi dengan sarung tangan karet atau plastic wrap. Biarkan selama 15 menit.
  • Buka sarung tangan dan bersihkan tangan menggunakan air hangat.
Catatan:
  • Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, gunakan ramuan setiap hari.
  • Sisa ramuan bisa disimpan selama 4 hari dalam wadah tertutup. Letakkan di dalam freezer. Keluarkan dan tunggu hingga adonan mencapai suhu ruangan sebelum digunakan.
3. Beras untuk Masker Antikerut
Bahan-bahan:
  • 2 sendok makan tepung gandum
  • 100 mL air suling segar
  • 2 sendok makan tepung beras
  • 1 sendok teh sari cuka apel
Cara penggunaan:
  • Masukkan tepung gandum ke dalam mangkuk, tambahkan air, aduk hingga tercampur rata. Didihkan, kemudian biarkan hingga dingin.
  • Setelah dingin, tambahkan tepung beras dan cuka apel. Aduk hingga berbentuk pasta. Ramuan siap digunakan sebagai masker di wajah.
  • Bersihkan wajah, lalu gunakan tutup kepala.
  • Oleskan ramuan pada wajah secara merata, kecuali area mata, mulut, dan hidung.
  • Berikan pijatan ringan sambil digosok-gosok perlahan.
  • Bilas dengan air dingin sampai sisa-sisa masker bersih.
  • Keringkan wajah dengan menggunakan handuk.
4. Beras untuk Bedak Dingin
Bedak dingin dari bahan beras ini berkhasiat untuk menghaluskan kulit dan mencegah jerawat.
Bahan-bahan:
  • 1/4 liter tepung beras
  • 1 ons tepung pati bengkuang
  • 1/4 ons kayu manis
  • 1/4 ons kayu mesoyi
  • 1 sendok teh klabet
  • 1/4 ons kencur
  • 2 buah pinang
Cara penggunaan:
  • Ambil tepung beras, tambahkan tepung pati bengkuang, aduk hingga bercampur merata. Sisihkan.
  • Kayu manis, kayu mesoyi, dan klabet disangrai hingga berwarna kuning hitam.
  • Kencur diiris tipis-tipis, cuci, lalu jemur hingga kering.
  • Pinang dikupas, pecahkan, lalu ambil dagingnya, jemur hingga kering.
  • Semua bahan-bahan tadi dicampur, lalu tumbuk atau giling hingga menjadi tepung.
  • Tambahkan campuran ramuan tersebut dengan campuran tepung beras dan pati bengkuang. Aduk hingga bercampur sempurna. Campuran ramuan siap digunakan.
  • Ambil sebanyak 1 sendok teh, lalu usapkan secara merata pada wajah.
  • Untuk hasil maksimal, lakukan perawatan dengan ramuan bedak dingin secara teratur.
  • Nano Vitamin A

Nano Vitamin A meningkatkan stabilitas sediaan krim


Seperti penjelasan sebelumnya tentang keunggulan nano vitamin A, tak lega rasanya kalau kami belum menunjukkan efek yang luar biasa dari penambahan nano  vitamin A pada formulasi sediaan krim. Dapat diamati pada gambar-gambar di bawah ini:
Gb 1. Sediaan krim sesaat setelah penambahan vitamin A
Gb 2. Sediaan krim sebulan setelah penambahan vitamin A
Gb 3. Keterangan posisi sediaan dengan jenis dan kadar penambahan vitamin A dan nano vitamin A
Dapat dilihat pada gambar 1 bahwa sesaat setelah penambahan vitamin A, tidak terlalu tampak perbedaan antara sediaan krim dengan penambahan vitamin A biasa (barisan ke-1 pada Gb.1) maupun dengan penambahan nano vitamin A (barisan ke-2 dan ke-3 pada Gb.1)
Namun, sebulan setelah penambahan masing-masing tampak sekali perbedaan antara sediaan yang ditambah dengan vitamin A biasa ataupun dengan nano vitamin A. Tampak sediaan krim dengan penambahan vitamin A biasa berwarna kuning (gambar 2 barisan ke-1). Sedangkan pada sediaan dengan penambahan nano vitamin A tetap berwarna putih bersih walaupun seelah sebulan (gambar 2 barisan ke-2, ke-3).
Ini menunjukkan bahwa penambahan nano vitamin A dapat meningkatkan stabilitas sediaan sangat signifikan.
Propolis 
Propolis dihasilkan dari air liur lebah dicampur dengan getah-getah pepohonan dan pucuk daun-daun muda dari hutan tropis dataran tinggi yang terhindar dari polusi. Fungsi utama propolis bagi sarang lebah adalah sebagai pelindung sarang lebah dari gangguan kontaminasi virus, bakteri dan jamur
Propolis proflavo ,  yang menggunakan Technology Nano yang berhasil membuat racikan propolis dengan kualitas terbaik, Propolis yang diolah dengan Formulasi dan teknologi Nano paling mutakhir. Teknologi Nano Propolis ini memiliki banyak keunikan yang tidak dimiliki oleh Propolis yang beredar di pasaran.Diantaranya : Rasa , Warna, kandungan Bioflafonoid dan keaslian Negara Asal.
   Keunggulan Propolis nano proflavo
1. Merupakan Propolis yang menggunakan Technology Nano ( 1 per satu miliar)
yang berhasil membuat racikan Propolis dengan Kualitas Terbaik
2. Hasil racikannya membuat Propolis Nano lebih bening, molekulnya lebih kecil
( ukuran molekiulnya = 1 dibagi 1 miliar) sehingga mudah diserap oleh sel tubuh
3. Cepat memberi reaksi untuk Peningkataan Kesehatan, Pencegahan, Pengobati, dan Rehabilitasi pasca sakit.
4. Mempunyai bioenergy yang sangat luar biasa
5. Memiliki kandungan bioflavonoid yang tinggi
Kitosan adalah turunan kitin yang hanya dibedakan oleh gugus radikal CH3. CO- pada struktur polimernya. Kitosan merupakan senyawa kimia yang berasal dari bahan hayati kitin, suatu senyawa organik yang melimpah di alam ini setelah selulosa. Kitin ini umumnya diperoleh dari kerangka hewan invertebrata dari kelompok Arthopoda sp, Molusca sp, Coelenterata sp, Annelida sp, Nematoda sp, dan beberapa dari kelompok jamur. Selain dari kerangka hewan invertebrate, juga banyak ditemukan pada bagian insang ikan, trachea, dinding usus dan pada kulit cumi-cumi. Sebagai sumber utamanya ialah cangkang Crustaceae sp, yaitu udang, lobster, kepiting, dan hewan yang bercangkang lainnya, terutama asal laut. Sumber ini diutamakan karena bertujuan untuk memberdayakan limbah udang.Kitosan mempunyai sifat antimikrobia melawan jamur lebih kuat dari kitin. Jika kitosan ditambahkan pada tanah, maka akan menstimulir pertumbuhan mikrobia mikrobia yang dapat mengurai jamur. Selain itu kitosan juga dapat disemprotkan langsung pada tanaman. Sifat kitin dan kitosan dapat mengikat air dan lemak.
Karena sifatnya yang dapat bereaksi dengan asam-asam seperti polifenol, maka kitosan sangat cocok untuk menurunkan kadar asam pada buah-buahan, sayuran dan ekstrak kopi. Kitosan mempunyai sifat polikationik, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia penggumpal.
Kitosan merupakan rangkaian molekul acak dari D-glukosamim dan N-asetil-glukosamin. Golongan crustacean termasuk udang dan kepiting adalah sumber kitosan terbanyak. Manfaat terpenting dari kitosan dalam dunia medis adalah kemampuannya sebagai hemostatic agent yang berperan dalam proses pembekuan darah. Tentara Amerika menggunakan kitosan sebagai salah satu obat untuk menutup luka dengan cepat para tentara yang mengalami pendarahan ketika perang.
Kitosan merupakan senyawa hypoallergenic (tidak atau sedikit sekali kemungkinan untuk menimbulkan alergi) dan secara alami memiliki kemampuan antibakteri yang tinggi (Reactive and Functional Polymers). Kemampuan kerja hemostatic kitosan adalah melalui interaksi antara membran sel dari sel darah merah eritosit yang bermuatan negatif dengan muatan positif dari kitosan sehingga membentuk platelet dan thrombin dengan sangat cepat. di dalam tubuh, garam kitosan ini akan dipecah oleh enzim lisosim menjadi glukosamin.
Berdasarkan kemampuan alami dari kitosan tersebut, kami bekerja sama dengan beberapa industri terkait pengembangan nano kitosan. Sebuah perspektif baru untuk meningkatkan efektifitas kitosan dalam dunia medis. Inovasi teknik-teknik baru mendapatkan nano partikel kitosan pun menjadi sasaran para ilmuwan kami. Efisiensi alat dan kemampuan untuk lebih user friendly juga tak luput dari pemikiran para inovator
  • Nano Aloe Vera

Lidah buaya (Aloe vera) adalah sejenis tumbuhan yang sudah dikenal sejak ribuan tahun silam dan digunakan sebagai penyubur rambut, penyembuh luka, dan untuk perawatan kulit. Tumbuhan ini dapat ditemukan dengan mudah di kawasan kering di Afrika.

Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, manfaat tanaman lidah buaya berkembang sebagai bahan baku industri farmasi dan kosmetika, serta sebagai bahan makanan dan minuman kesehatan.
Secara umum, lidah buaya merupakan satu dari 10 jenis tanaman terlaris di dunia yang mempunyai potensi untuk dikembangkan sebagai tanaman obat dan bahan baku industri.
Berdasarkan hasil penelitian, tanaman ini kaya akan kandungan zat-zat seperti enzim, asam aminomineralvitaminpolisakarida dan komponen lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Selain itu, menurut Wahyono E dan Kusnandar (2002), lidah buaya berkhasiat sebagai anti inflamasi, anti jamur, anti bakteri dan membantu proses regenerasi sel. Di samping menurunkan kadar gula dalam darah bagi penderita diabetes, mengontrol tekanan darah, menstimulasi kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit kanker, serta dapat digunakan sebagai nutrisi pendukung penyakit kanker, penderita HIV/AIDS.
Salah satu zat yang terkandung dalam lidah buaya adalah aloe emodin, sebuah senyawa organik dari golongan antrokuinon yang mengaktivasi jenjang sinyal insulin seperti pencerap insulin-beta dan -substrat1, fosfatidil inositol-3 kinase dan meningkatkan laju sintesis glikogen dengan menghambat glikogen sintase kinase 3beta,sehingga sangat berguna untuk mengurangi rasio gula darah.
Di negara-negara Amerika, Australia, dan Eropa, saat ini lidah buaya juga telah dimanfaatkan sebagai bahan baku industri makanan dan minuman kesehatan.
Aloe vera/lidah buaya mengandung semua jenis vitamin kecuali vitamin D, mineral yang diperlukan untuk fungsi enzim, saponin yang berfungsi sebagai anti mikroba dan 20 dari 22 jenis asam amino. Dalam penggunaannya untuk perawatan kulit, Aloe vera dapat menghilangkan jerawat, melembabkan kulit, detoksifikasi kulit, penghapusan bekas luka dan tanda, mengurangi peradangan serta perbaikan dan peremajaan kulit. Aloe vera juga mengandung asam folik yang melindungi sistem kekebalan tubuh dan kesehatan tubuh yang seringkali terefleksi pada kulit. Dengan beragam manfaat yang terkandung dalam lidah buaya, pemanfaatannya kurang optimal oleh masyarakat yang hanya memanfaatkannya sebagai penyubur rambut

Lidah buaya bersifat merangsang pertumbuhan sel baru pada kulit. Dalam lendir lidah buaya terkandung zat lignin yang mampu menembus dan meresap ke dalam kulit. Lendir ini akan menahan hilangnya cairan tubuh dari permukaan kulit. Hasilnya, kulit tidakcepat kering dan terlihat awet muda. berikut zat herbal dan manfaat lidah buaya

Anti-jerawat
Lidah buaya dianggap sebagai pembersih wajah terbaik. Tanaman ini dapat membantu Anda menghilangkan jerawat dan mengecilkan pori-pori wajah.
Ruam kulit
Orang yang memiliki kulit sensitif sering mengalami ruam atau kemerahan pada kulit. Mereka harus waspada dengan produk kulit apapun yang akan dipakai.
Kulit terbakar matahari
Ini merupakan salah satu problem kulit yang paling sering terjadi. Untuk mengatasinya, lakukan tip berikut ini:
Buatlah sari lidah buaya dan beri beberapa tetes air jeruk lemon. Masukkan kapas dalam campuran tersebut, lalu usapkan dengan lembut pada kulit. Diamkan sekira 10 menit kemudian bilaslah dengan air suam-suam kuku. Ini akan membantu menghilangkan efek buruk sinar matahari sekaligus melembapkan kulit Anda.

mengandung 72 zat herbal

salah satunya terdapat 18 macam asam amino, karbohidrat, lemak, air, vitamin, mineral, enzim, hormon, dan zat golongan obat. Antara lain antibiotik, antiseptik, antibakteri, antikanker, antivirus, antijamur, antiinfeksi, antiperadangan, antipembengkakan, antiparkinson, antiaterosklerosis, serta antivirus yang resisten terhadap antibiotik.
Dalam laporannya, Fujio L. Panggabean, seorang peneliti dan pemerhati tanaman obat dan herbal, mengatakan bahwa zat herbal untuk keampuhan lidah buaya antara lain karena tanaman ini memiliki kandungan nutrisi yang cukup bagi tubuh manusia. Hasil penelitian lain terhadap lidah buaya menunjukkan bahwa karbohidrat merupakan komponen terbanyak setelah air, yang menyumbangkan sejumlah kalori sebagai sumber tenaga


  • Nano Pasak Bumi
Tongkat Ali atau juga dikenal dengan Pasak Bumi sudah sangat terkenal sebagai penambah kejantanan pria. Tak hanya manjur, ternyata ada sisi lain Tongkat Ali yang memiliki efek samping.
Tongkat Ali merupakan pohon yang berasal dari beberapa negara Asia seperti Indonesia, Thailand dan Malaysia.
Tongkat Ali atau Eurycoma longifolia adalah nama lokal untuk pohon yang berukuran menengah dengan batang ramping, yang dapat mencapai ketinggian maksimum sekitar sepuluh meter.
Ini adalah akar dari pohon hutan hujan, yang telah digunakan sebagai obat herbal sejak zaman dulu. Nama ‘Tongkat Ali’ berasal alam yaitu akar yang panjang dan melingkar. Pertumbuhan pohon ini sangat lambat, dibutuhkan sekitar 25 tahun untuk menjadi dewasa.
Akar Tongkat Ali diklaim memiliki sifat yang dapat meningkatkan testosteron. Tanaman ini sekarang populer sebagai Viagra Asia, longjack, dan lainnya. Namun, beberapa efek samping Tongkat Ali juga telah dilaporkan.
Sekarang, Tongkat Ali banyak digunakan sebagai obat herbal. Akar ini tersedia dalam bentuk kering, bubuk atau ekstrak. Akar ini telah digunakan dalam pengobatan tradisional di banyak negara Asia, sebagai aphrodisiac (zat perangsang) yang merangsang hasrat seksual.
Tongkat Ali ini terutama digunakan untuk meningkatkan libido, stamina seksual, dan kesuburan. Di beberapa daerah, juga digunakan dalam pengobatan impotensi dan disfungsi ereksi.
Selain itu, bahan-bahan yang terkandung didalamnya dapat menjadi suplemen untuk membangun otot, karena peningkatan kadar testosteron mengarah ke massa otot meningkat.
Ramuan Tongkat Ali juga diketahui memiliki zat antimalaria, anti tumor, anti pyretic (menurunkan suhu badan) dan anti bakteri.
Tongkat Ali juga bermanfaat untuk menyamakan dan menyeimbangkan sirkulasi darah dalam tubuh. Hal ini menyatakan bahwa tongkat ali baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan sistem reproduksi.
Namun, meskipun Tongkat Ali telah digunakan sebagai obat herbal selama berabad-abad, tidak ada bukti ilmiah untuk membuktikan kemanjuran dari ramuan ini.
Walaupun sebagian besar pengguna merasa puas dengan hasil kerja tongkat ali, tapi ada beberapa laporan tentang beberapa efek samping tongkat ali.
Seperti dilansir dari Ehow, Selasa (25/5/2010) berikut adalah efek samping dari tanaman Tongkat Ali:
1. Masalah tidur dan kelelahan
Tongkat Ali dilaporkan dapat menyebabkan gangguan tidur yaitu insomnia dan kelelahan.
2. Gelisah
Beberapa orang juga menjadi lebih gelisah atau tidak sabar.
3. Jantung berdebar
Detak jantung cepat kadang-kadang merupakan efek samping pada Tongkat Ali. Hal ini lebih cenderung terjadi jika diambil dalam dosis besar.
4. Tingkat testosteron
Tongkat Ali yang meningkatkan testosteron, maka tidak dianjurkan untuk orang dengan penyakit jantung, kencing manis, penyakit ginjal, masalah hati, prostat atau penderita kanker payudara.
5. Suhu badan meningkat
Beberapa orang juga melaporkan peningkatan suhu badan yang jauh di atas normal.

6. Sistem kekebalam tubuh

Sejumlah testosteron juga dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh tidak berfungsi. Hal ini dapat menimbulkan efek berbahaya pada orang yang sehat dan efek yang lebih berbahaya pada orang dengan gangguan imunodefisiensi. Tongkat Ali juga tidak boleh bagi pria yang sedang mengonsumsi obat immunosuppressant.