Apa itu kolagen dan 15 manfaatnya

21.56.00 indra bayu 0 Comments

herbal

Apa itu kolagen? Mungkin Anda sering mendengar atau sudah tidak asing lagi dengan kata-kata kolagen. Kolagen merupakan salah satu protein yang terdapat dalam tubuh kita. Kolagen banyak ditemukan pada jaringan ikat seperti kulit, ligamen dan tendon. Bagian tubuh lain yang juga terdapat kolagen antara lain tulang, pembuluh darah, kornea mata dan usus.

Sekitar 25-30 persen dari semua protein di tubuh dibuat dari kolagen, yang ditemukan pada jaringan konektif seperti tulang rawan dan tendon. Mungkin karena kental, kolagen sering disebut lem yang menyatukan tubuh menjadi satu.
Tubuh kita sangat membutuhkan kolagen sebagai penguat pembuluh darah dan membuat kulit kencang seperti  serta memperkuatnya. Bagi golongan usia dewasa keatas, produksi kolagen semakin lama semakin berkurang.

Karena faktanya pada usia 25 tahun, tubuh akan mulai kehilangan kolagen sebanyak 1,5 persen setiap tahunnya. Oleh sebab itu bagi Anda yang sudah usia diatas 25 tahun keatas dapat mengkonsumsi suplemen kolagen untuk mempercepat proses pemulihan. 
  • Dapat membuat kulit lebih kencang, salah satu cara mengencangkan kulit wajah adalah dengan mencukupi kebutuhan kolagen dalam tubuh. Kolagen menjadi komponen pembangun utama pada dermis, salah satu lapisan terendah pada kulit. Protein ini penting untuk menjaga kulit tetap kencang dan lentur.
  • Mengurangi garis-garis keriput di wajah, jika dukungan kolagen pada lapisan kulit semakin berkurang, maka dapat garis-garis keriput pada wajah semakin terlihat jelas. Oleh sebab itu kolagen sangat diperlukan untuk membuatnya menjadi lebih kencang.
  • Dapat mencegah penuaan dini, dengan masih banyaknya kolagen pada tubuh kita dapat menghidupkan kembali kulit sehingga tampak lebih muda.
  • Dapat menjaga elastisitas kulit, seiring bertambahnya usia maka kolagen pada kulit mulai memecah dan kaku. Sehingga kulit kehilangan elastisitas dan tidak kembali normal. Dengan tercukupinya kolagen, maka elastisitas kulit dapat terjaga.
  • Menjaga kulit tetap sehat tetap sehat.
Cukupi kebutuhan kolagen dengan cara mengkonsumsi suplemen kolagen secara rutin untuk mengisi kembali persediaan kolagen dalam tubuh. Anda dapat mengkonsumsinya sebelum olahraga atau sebelum melakukan aktivitas fisik lainnya. Selain sangat baik untuk perawatan kulit, kolagen juga dapat menguatkan kuku dan memperbaiki kondisi rambut. 
Adapun fungsi kolagen bagi kesehatan dan tubuh beberapa diantaranya adalah:
1. Otak
Jaringan kolagen sangat mendukung nutrisi pada otak. Jika jaringan kolagen menipis, maka saraf kranial pada otak tidak bisa mendapatkan nutrisi sehingga bisa mengakibatkan pusing, pelupa, kehilangan memori, bahkan insomnia. Selain itu, penghambatan saraf pusat pada sel-sel otak bisa terjadi sehingga sulit untuk berkonsentrasi, mengalami kecemasan dan gampang depresi. Maka agar jaringan ini dapat terjaga, asupan kolagen tambahan sangat diperlukan sehingga otak dapat berkerja secara baik.
2. Rambut
Kolagen pada rambut memiliki fungsi untuk memperkuat akar rambut serta merangsangnya agar dapat tumbuh kembali. Namun dengan mengkonsumsi kolagen, maka regenerasi rambut bisa terjadi lebih cepat. Rambut yang rontok bisa segera digantikan oleh rambut baru, dan akar rambut menjadi semakin kuat karena akar rambut tercukupi nutrisinya.
3. Mata
Semakin usia bertambah, kolagen pada kornea akan berkurang sehingga bisa mengakibatkan kornea menjadi kaku. Padahal, kolagen pada mata ini bisa berfungsi untuk mengoptimalkan indra penglihatan agar bisa berfungsi secara normal. Tentu saja hal ini tidak baik untuk kesehatan mata karena otot-otot pada mata harus tetap lentur agar bisa berkerja dengan baik.
Maka dari itu, mengkonsumsi kolagen secara teratur bisa mengatasi kurangnya kolagen pada mata sehingga dapat memulihkan penglihatan. Sebab jika mata kekurangan kolagen, maka akan mengakibatkan mata kering, air mata spontan, kelelahan, minimnya transparansi kornea, opacity lensa, hingga menyebabkan katarak dan penyakit mata lainnya.
4. Gigi
Kolagen juga memiliki fungsi pada gigi seperti dapat memberikan kekuatan pada gigi. Namun jika seseorang kekurangan kolagen, maka gigi bisa kehilangan kalsium, gusi bisa mengalami masalah, gigi gampang lepas, bahkan terjadi kerentanan terhadap kerusakan gigi dan sakit gigi.
5. Tulang
Kolagen memiliki fungsi yang hampir sama pentingnya dengan kalsium pada tulang. Sebab, kolagen berfungsi sebagai lem perekat agar tulang bisa menyatu dengan sendi. Selain itu, struktur tulang bisa tercipta karena terjadi gabungan antara kolagen dan mineral yang bernama hydroxyapatite.
Keduanya ini bekerja dalam tubuh agar struktur, fleksibiltas dan kekuatan dari tulang bisa membuat tubuh menjadi lebih baik. Agar kesehatan tulang bisa terjaga dengan baik sampai usia tua, maka kolagen juga dapat dikonsumsi secara teratur. Sebab, osteoporosis yang biasa menjadi penyakit tulang bisa dicegah dengan mengkonsumsi kolagen. Nilai tambah kolagen lainnya yaitu dapat menghilangkan nyeri pada tulang.
6. Otot
Pada otot terdapat serat kolagen yang bukan hanya ditemukan di otot rangka, namun juga ditemukan pada otot polos yang berada di saluran kemih dan organ reproduksi, serta otot jantung. Dan serat kolagen ini mempunyai fungsi untuk memperkuat otot dan strukturnya agar kelangsungan otot dapat terjaga setiap harinya. Tapi jika seseorang kekurangan kolagen, maka yang terjadi adalah bisa mengalami nyeri punggung, bahu kesemutan, menghambat daerah refleks, kontraksi otot sangat minim, hingga kehilangan energi.
7. Sendi
Selain untuk tulang dan otot, kolagen juga bisa berfungsi untuk sendi. Misalnya saja, jika sedang mengalami nyeri pada sendi, maka mengkonsumsi kolagen secara teratur patut untuk dicoba. Hal ini karena kolagen dapat memberikan fleksibilitas tubuh dibagian tendon. Selain itu, kolagen juga dapat berfungsi untuk membangun bahan tulang rawan pada sendi.
8. Kulit
Fungsi terbesar dari kolagen salah satunya adalah sebagai penyokong kulit. Hal ini berbanding lurus dengan pendapat dr. Eric dari University of Pennsylvania, bahwa 80% berat kulit manusia terdiri dari kolagen. Kolagen yang merupakan zat perekat ini, bermanfaat untuk memelihara elastisitas kulit. Kolagen ini juga bekerjasama dengan protein lain yang bernama elastin setelah sebelumnya menyediakan struktur ke kulit agar keelastisan kulit dapat terjaga.
Sayangnya saat usia seseorang sudah lebih dari 25 tahun, maka kolagen pada tubuh orang tersebut akan mengalami penurunan hingga 15% secara alami. Dan hal ini semakin berlanjut seiring bertambahnya usia. Oleh karena itu jika kolagen dalam tubuh berkurang, maka kolagen dari luar tubu berupa serum, suplemen, dan injeksi bisa menjadi solusi.
9. Kuku
Untuk kuku, kolagen berfungsi untuk memperkuat kuku agar tidak mudah patah. Apabila terdapat bintik-bintik putih pada kuku, maka itu salah satu tanda bahwa seseorang sedang kekurangan kolagen. Namun hal tersebut dapat diantisipasi dengan menggunakan kolagen secara teratur.
10. Pembuluh Darah
Fungsi kolagen pada pembuluh darah adalah untuk pembentukan dinding pembuluh darah vena, arteri dan kapiler. Fungsi kolagen lainya yaitu untuk kepentingan aliran darah agar dapat tersebar ke seluruh tubuh secara baik. Adapun yang dilakukan oleh kolagen seperti membantu memperkuat pembuluh darah, menjaga struktur dan kelenturan pembuluh darah.
12. Sistem Imun
Kolagen memiliki fungsi yang penting terhadap sistem imun tubuh. Bahkan ketika mengkonsumsi makanan yang mengandung kolagen, maka fungsi kekebalan tubuh akan naik secara keseluruhan lebih dari 100 kali. Namun jika kekurangan kolagen, maka bisa menyebabkan kekebalan tubuh menjadi menurun hingga infeksi sangat mudah terjadi.
13. Sistem Sirkulasi
Sistem sirkulasi sangat dipengaruhi oleh kolagen, sebab kolagen ini memiliki fungsi terhadap sistem tersebut. Jika seseorang kekurangan kolagen, maka bisa mempengaruhi stabilitas tekanan darah, menyebabkan kolesterol darah tinggi, sirkulasi darah menjadi lambat, hingga rentan terhadap penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.
14. Sistem Pencernaan
Fungsi kolagen terhada sistem pencernaan memang sangat penting. Bahkan, ketika seseorang kekurangan kolagen saja, hal ini bisa mengganggu kinerja dari sistem pencernaan ini. Gangguan itu diantaranya perut terasa kembung, minimnya penyerapan sekresi, hingga bisa mengalami diabetes.
15. Sistem Endoktrin
Kolagen memiliki fungsi terhadap sistem endoktrin. Karena fungsinya begitu penting, maka jika seseorang kekurangan kolagen pada sistem endoktrin akan menyebabkan gangguan pada menstruasi, payudara mengalami kekenduran hingga bisa menyebabkan kanker payudara. Adapun  pada pria, akan mengalami impotensi, ejakulasi dini, dan kejantanan semakin berkurang.

Sumber Kolagen

Sumber kolagen cukup banyak di sekitar kita ada yang bersumber dari makanan, buah, dan sayuran, namun secara garis besar kolagen berasal dari buah buahan.

0 komentar: