Produk herbal unggulan

20.52.00 indra bayu 0 Comments

PT Nanotechherbal indonesia mempunyai beberapa produk herbal unggulan yang sudah booming dipasaran produk produk tersebut juga bisa dikategorikan sebagai produk yang menyuplai kebutuhan produksi jamu herbal di indonesia.
Dari produk produk herbal ini bisa di jadikan bahan baku untuk beberapa obat yang bisa menyembuhkan berbagai penyakit ringan maupun pennyakit berat. Dan bisa juga untuk pencegahan dari berbagai efek efek penuan dan luka dalam maupun luka luar.
Beberapa produk yang laku keras dipasaran diantarannya
 
Propolis nano proflavo
Propolis dihasilkan dari air liur lebah dicampur dengan getah-getah pepohonan dan pucuk daun-daun muda dari hutan tropis dataran tinggi yang terhindar dari polusi. Fungsi utama propolis bagi sarang lebah adalah sebagai pelindung sarang lebah dari gangguan kontaminasi virus, bakteri dan jamur
Propolis proflavo ,  yang menggunakan Technology Nano yang berhasil membuat racikan propolis dengan kualitas terbaik, Propolis yang diolah dengan Formulasi dan teknologi Nano paling mutakhir. Teknologi Nano Propolis ini memiliki banyak keunikan yang tidak dimiliki oleh Propolis yang beredar di pasaran.Diantaranya : Rasa , Warna, kandungan Bioflafonoid dan keaslian Negara Asal.
   Keunggulan Propolis nano proflavo
1. Merupakan Propolis yang menggunakan Technology Nano ( 1 per satu miliar)
yang berhasil membuat racikan Propolis dengan Kualitas Terbaik
2. Hasil racikannya membuat Propolis Nano lebih bening, molekulnya lebih kecil
( ukuran molekiulnya = 1 dibagi 1 miliar) sehingga mudah diserap oleh sel tubuh
3. Cepat memberi reaksi untuk Peningkataan Kesehatan, Pencegahan, Pengobati, dan Rehabilitasi pasca sakit.
4. Mempunyai bioenergy yang sangat luar biasa
5. Memiliki kandungan bioflavonoid yang tinggi


Molekul Pintar Chitosan Berukuran Nano (Nano Chitosan)
Kitosan adalah turunan kitin yang hanya dibedakan oleh gugus radikal CH3. CO- pada struktur polimernya. Kitosan merupakan senyawa kimia yang berasal dari bahan hayati kitin, suatu senyawa organik yang melimpah di alam ini setelah selulosa. Kitin ini umumnya diperoleh dari kerangka hewan invertebrata dari kelompok Arthopoda sp, Molusca sp, Coelenterata sp, Annelida sp, Nematoda sp, dan beberapa dari kelompok jamur. Selain dari kerangka hewan invertebrate, juga banyak ditemukan pada bagian insang ikan, trachea, dinding usus dan pada kulit cumi-cumi. Sebagai sumber utamanya ialah cangkang Crustaceae sp, yaitu udang, lobster, kepiting, dan hewan yang bercangkang lainnya, terutama asal laut. Sumber ini diutamakan karena bertujuan untuk memberdayakan limbah udang.Kitosan mempunyai sifat antimikrobia melawan jamur lebih kuat dari kitin. Jika kitosan ditambahkan pada tanah, maka akan menstimulir pertumbuhan mikrobia mikrobia yang dapat mengurai jamur. Selain itu kitosan juga dapat disemprotkan langsung pada tanaman. Sifat kitin dan kitosan dapat mengikat air dan lemak.
Karena sifatnya yang dapat bereaksi dengan asam-asam seperti polifenol, maka kitosan sangat cocok untuk menurunkan kadar asam pada buah-buahan, sayuran dan ekstrak kopi. Kitosan mempunyai sifat polikationik, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia penggumpal.


Kitosan merupakan rangkaian molekul acak dari D-glukosamim dan N-asetil-glukosamin. Golongan crustacean termasuk udang dan kepiting adalah sumber kitosan terbanyak. Manfaat terpenting dari kitosan dalam dunia medis adalah kemampuannya sebagai hemostatic agent yang berperan dalam proses pembekuan darah. Tentara Amerika menggunakan kitosan sebagai salah satu obat untuk menutup luka dengan cepat para tentara yang mengalami pendarahan ketika perang.
Kitosan merupakan senyawa hypoallergenic (tidak atau sedikit sekali kemugnkinan untuk menimbulkan alergi) dan secara alami memiliki kemampuan antibakteri yang tinggi (Reactive and Functional Polymers). Kemampuan kerja hemostatic kitosan adalah melalui interaksi antara membran sel dari sel darah merah eritosit yang bermuatan negatif dengan muatan positif dari kitosan sehingga membentuk platelet dan thrombin dengan sangat cepat. di dalam tubuh, garam kitosan ini akan dipecah oleh enzim lisosim menjadi glukosamin.
Berdasarkan kemampuan alami dari kitosan tersebut, kami bekerja sama dengan beberapa industri terkait pengembangan nano kitosan. Sebuah perspektif baru untuk meningkatkan efektifitas kitosan dalam dunia medis. Inovasi teknik-teknik baru mendapatkan nano partikel kitosan pun menjadi sasaran para ilmuwan kami. Efisiensi alat dan kemampuan untuk lebih user friendly juga tak luput dari pemikiran para inovator.

0 komentar: