Mengenal propolis dan kitosan

21.27.00 indra bayu 0 Comments

propolis untuk kesehatan

Propolis adalah hasil karya tuhan yang di titipkan prosesnya ke salah satu hewan yang bernama lebah, propolis merupakan unsur inti pelindung madu dari berbagai jenis racun yang ada, karena itu propolis digunakan orang untuk menstabilkan keadaan tubuhnya, bila tubuh kita sakit propolis akan sangat
membantu mengatasi berbagai bakteri, racun dan segala macam pengganggu normalnya tubuh, bila dikonsumsi pada anak anak propolis akan memberikan daya tahan tubuh yang luar biasa, begitu pula jika dikonsumsi oleh orang yang sedang hamil, maka akan ikut melindungi kendungan kehamilannya,
namun dari semua itu, berbagai macam propolis dan berbagai macam kemasan merk propolis dijual, ada yang bersifat multi level, ada yang bersifat direct selling dan ada berbagai macam cara penjualannya.
namun ada yang perlu anda perhatikan dengan cermat yaitu kadar lilin atau yang disebut beeswax,
Minim Kadar Lilin (BEESWAX)

Seperti yang kita lihat pada gambar di samping ini,Propolis yang di sebelah KANAN terlihat keruh ketika dilarutkan dalam air mineral (Masih mengandung kadar Lilin/BEESWAX).Sedangkan larutan yang di sebelah KIRI terlihat jernih dikarenakan sudah mengandung 0% lilin/BEESWAX.
Ini dikarenakan teknologi Nano yang mampu mengubah ukuran molekul Propolis kami hingga berukuran 1:1 Milyar Meter,sehingga akan sangat mudah diserap oleh tubuh,mempercepat reaksi dan tidak ada residu (pengendapan) di dalam tubuh dan saluran pencernaan anda.
saya menjual produk dengan harga sangat bersaing, jika anda dipasaran anda mendapatkan harga 150 sampai 200 ribu sebotol, dijamin saya bisa lebih murah dan lebih terpercaya
Propolis adalah resin yang diproduksi oleh lebah madu bersumber dari nektar berbagai jenis tanaman. Dalam dunia pengobatan, propolis banyak digunakan sebagi obat tradisional karena memiliki efek farmakologis tertentu. Namun demikian, beberapa permasalahan muncul ketika dunia mengetahui khasiat propolis dan berusaha mendapatkannya dalam jumlah banyak. Fokus utama permasalahan adalah pada pemanenan (pengambilan propolis dari sarang) dan pengolahan paska panen. Propolis dihasilkan oleh lebah dalam jumlah sangat sedikit dibandingkan produk lebah lain yang mengakibatkan sulit sekali mendapatkan bahan baku dalam jumlah besar. Pengolahan propolis paska panen pun tidak mudah untuk dikerjakan.Tumbuhan sumber dari propolis. Marcucci (1995) mencatat bahwa bahan di dalam resin propolis (bahan baku, belum diproses) berasal dari tiga sumber yaitu :eksudat tanaman yang dikumpulkan oleh lebah, berbagai zat yang disekresikan oleh metabolisme lebah, dan material yang dihasilkan selama elaborasi propolis.
Sumber dari exudates tanaman itu secara historis mempertimbangkan  untuk menjadi berbagai spesies pohon kayu, tapi teori ini gagal menjelaskan kenapa lebah bisa menghasilkan propolis di area pada equator dimana tidak ada pohon kayu. Karena unsur pokok pada propolis mencemirkan sumber munculnya analisis kimia yang lebih canggih mengidentifikasi spesies tambahan pohon yang dapat digunakan sebagai sumber propolis untuk lebah mencari makan.
Pengolahan propolis. Sesuai catatan di atas, propolis diproduksi oleh sarang lebah. Propolis dikumpulkan oleh peternak lebah yang mengikis sarang dengan alat pengikisnya. Ini biasanya dilakukan tepat  pada musim gugur  setelah madu diekstrak. Propolis dan wax dicampur dikirimkan ke posesor dalam kotak, drum, atau tas.
Propolis meliputi beberapa proses kecil :
  • Langkah awal adalah evaluasi material pada tumbuhan. Jika banyak terdapat bahan dari lilin,bhn tersebut akan dimasukkan melalui air dingin di mana lilin ekstrinsik akan dihilangkan. Sisa propolis kemudian dikeringkan pada layar stainless. Jika lilin ektrinsik sangat sedikit ditemukan, itu akan segra pergi ke tahap kedua
  • Tahap kedua meliputi pelarutan propolis dalam etil alkohol 95%. Melewati sebuah proses eklusive, lilin lebah yang tersisa dan serpihan kayu dihilangkan.
  • Langkah terakhir meliputi proses filtrasi. Larutan propolis dimasukan melalui serangkaian filter untuk menghilangkan sisa partikel kecil dari bahan yang tidak diinginkan.


Kitosan adalah turunan kitin yang hanya dibedakan oleh gugus radikal CH3. CO- pada struktur polimernya. Kitosan merupakan senyawa kimia yang berasal dari bahan hayati kitin, suatu senyawa organik yang melimpah di alam ini setelah selulosa. Kitin ini umumnya diperoleh dari kerangka hewan invertebrata dari kelompok Arthopoda sp, Molusca sp, Coelenterata sp, Annelida sp, Nematoda sp, dan beberapa dari kelompok jamur. Selain dari kerangka hewan invertebrate, juga banyak ditemukan pada bagian insang ikan, trachea, dinding usus dan pada kulit cumi-cumi. Sebagai sumber utamanya ialah cangkang Crustaceae sp, yaitu udang, lobster, kepiting, dan hewan yang bercangkang lainnya, terutama asal laut. Sumber ini diutamakan karena bertujuan untuk memberdayakan limbah udang.Kitosan mempunyai sifat antimikrobia melawan jamur lebih kuat dari kitin. Jika kitosan ditambahkan pada tanah, maka akan menstimulir pertumbuhan mikrobia mikrobia yang dapat mengurai jamur. Selain itu kitosan juga dapat disemprotkan langsung pada tanaman. Sifat kitin dan kitosan dapat mengikat air dan lemak.
Karena sifatnya yang dapat bereaksi dengan asam-asam seperti polifenol, maka kitosan sangat cocok untuk menurunkan kadar asam pada buah-buahan, sayuran dan ekstrak kopi. Kitosan mempunyai sifat polikationik, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai agensia penggumpal.

Produk alami berupa bahan rensin dan balsam yg dikumpulkan oleh lebah dari pucuk bunga, pucuk daun atau kulit batang tumbuhan seperti pinus, poplar, dsb. Bahan tsb oleh lebah madu dicampur dengan pollen, lilin, minyak aromatik dan bahan-bahan yang disekresikan lewat air liurnya.
PROPOLIS NANOTECH BERMANFAAT BAGI PENDERITA :
  1. Kolesterol
  2. Triglceride
  3. hypertensi
  4. Diabetes melitus
  5. Asam urat
  6. Asma
  7. liver
  8. Sakit jantung
  9. Ginjal
  10. Maag
  11. Sinusitis
  12. Telinga bernanah
  13. Ambeien Luar dan dalam
  14. penyakit kulit
  15. Katarak
  16. Narkoba
  17. Stroke
  18. Reumatik
  19. Kanker
  20. Tumor
  21. Luka benda tajam
  22. Luka bakar
  23. Jerawat
  24. Pilek

Mengenal Lebih Jauh tentang Flavonoid


Flavonoid merupakan senyawa metabolit sekunder yang terdapat  pada tanaman hijau, kecuali alga. Flavonoid yang lazim ditemukan pada tumbuhan tingkat tinggi (Angiospermae) adalah flavon dan flavonol dengan C- dan O-glikosida, isoflavon C- dan O-glikosida, flavanon C- dan O- glikosida, khalkon dengan C- dan O-glikosida dan dihidrokhalkon, proantosianidin dan antosianin, auron O- glikosida dan dihidroflavonol O- glikosida. Golongan flavon, flavonol, flavanon, isoflavon,dan khalkon juga sering ditemukan dalam bentuk aglikonnya.
Flavonoid termasuk senyawa fenolik alam yang potensial sebagai antioksidan dan mempunyai bioaktifitas sebagai obat. Senyawa-senyawa ini dapat ditemukan pada batang, daun, bunga dan buah. Flavonoid dalam tubuh manusia berfungsi sebagai antioksidan sehingga sangat baik untuk pencegahan kanker. Manfaat flavonoid antara lain adalah untuk melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, anti-inflamasi, mencegah keropos tulang dan sebagai antibiotik

Kitosan merupakan rangkaian molekul acak dari D-glukosamim dan N-asetil-glukosamin. Golongan crustacean termasuk udang dan kepiting adalah sumber kitosan terbanyak. Manfaat terpenting dari kitosan dalam dunia medis adalah kemampuannya sebagai hemostatic agent yang berperan dalam proses pembekuan darah. Tentara Amerika menggunakan kitosan sebagai salah satu obat untuk menutup luka dengan cepat para tentara yang mengalami pendarahan ketika perang.
Kitosan merupakan senyawa hypoallergenic (tidak atau sedikit sekali kemugnkinan untuk menimbulkan alergi) dan secara alami memiliki kemampuan antibakteri yang tinggi (Reactive and Functional Polymers). Kemampuan kerja hemostatic kitosan adalah melalui interaksi antara membran sel dari sel darah merah eritosit yang bermuatan negatif dengan muatan positif dari kitosan sehingga membentuk platelet dan thrombin dengan sangat cepat. di dalam tubuh, garam kitosan ini akan dipecah oleh enzim lisosim menjadi glukosamin.
Berdasarkan kemampuan alami dari kitosan tersebut, kami bekerja sama dengan beberapa industri terkait pengembangan nano kitosan. Sebuah perspektif baru untuk meningkatkan efektifitas kitosan dalam dunia medis. Inovasi teknik-teknik baru mendapatkan nano partikel kitosan pun menjadi sasaran para ilmuwan kami. Efisiensi alat dan kemampuan untuk lebih user friendly juga tak luput dari pemikiran para inovator.

0 komentar: