Manfaat purwaceng untuk kaum pria

07.59.00 indra bayu 0 Comments


Purwaceng (Pimpinella pruatjan) tumbuhan herbal dari genus Apiaceae. Terkenal karena khasiatnya yang dapat meningkatkan stamina bagi si peminum. Biasanya diolah dalam bentuk bubuk purwaceng, kopi purwaceng dan susu purwaceng
Meski agak sulit mencarinya, namun tak sedikit orang rela bersusah payah mendapatkan Purwaceng. Tanaman yang dikenal dengan viagra tradisional ini memang tersohor karena khasiatnya yang bikin stamina lebih greng.
Purwaceng adalah tanaman legendaris yang dijadikan obat kuat oleh para raja atau kalangan istana di daerah Jawa. Di Indonesia tumbuhan atau tanaman obat yang memiliki khasiat penambah stamina (aprosidiak) umumnya digunakan atas dasar mitos, kepercayaan dan pengalaman. Namun khasiat tanaman Purwaceng ini bukan sekedar mitos belaka karena studi sudah membuktikannya.
Purwaceng banyak ditemukan di pegunungan seperti di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah. Nama latin Purwaceng adalah Pimpinella pruatjan (alpina). Pertama kali ditemukan di pegunungan Alpen, Swiss dengan ketinggian 2000-3000 meter di atas permukaan laut. Tumbuhan ini dikenal juga dengan nama lain Suripandak abang (pegunungan Lyang, Jawa Timur) dan Gebangan Depok (Gunung Tengger).
Penampakan fisik Purwaceng adalah semak kecil merambat di atas permukaan tanah seperti tumbuhan pegagan dan semanggi gunung. Daunnya kecil-kecil berwarna hijau kemerahan dengan diameter 1-3 cm.

Manfaat

Dari berbagai penelitian yang dilakukan beberapa perguruan tinggi dalam negeri diketahui bahwa ada efek nyata antara tanaman purwaceng terhadap peningkatan kemampuan seksual. Oleh karena itu, Purwaceng sering disebut sebagai Viagra tradisional atau Viagra Indonesia.
Seperti dikutip dari hasil studi peneliti Institut Pertanian Bogor (IPB) tahun 2007, seluruh bagian tanaman purwaceng dapat digunakan sebagai obat tradisional, namun bagian yang paling berkhasiat adalah akarnya.
Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan juga membenarkan bahwa akarnya mempunyai sifat diuretika dan digunakan sebagai aprosidiak, yaitu khasiat obat yang dapat meningkatkan atau menambah stamina.
Umumnya tumbuhan atau tanaman yang berkhasiat sebagai aprosidiak mengandung senyawa-senyawa turunan saponin, alkaloid, tanin, dan senyawa-senyawa lain yang berkhasiat sebagai penguat tubuh serta memperlancar peredaran darah.
Bahan aktif purwaceng paling banyak terdapat pada bagian akarnya yang menyerupai wortel dan berwarna putih, panjangnya sekitar 10 cm. Akar purwaceng mengandung turunan senyawa kumarin yang sering digunakan dalam industri obat modern, tetapi bukan untuk aprodisiak melainkan untuk anti bakteri, anti fungi dan anti kanker.
Namun sebuah penelitian yang dikutip dari buku Mitos Seputar Masalah Seksual dan Kesehatan Reproduksi, Sabtu (23/1/2010) menyebutkan, Purwaceng dapat meningkatkan gairah seks, meningkatkan hormon testosteron dan meningkatkan jumlah spermatozoid, merupakan obat kuat herbal.
Untuk mendapatkan khasiat secara nyata, Purwaceng harus diminum teratur selama 7-15 hari. Selain itu tanaman ini juga berkhasiat menghangatkan tubuh, saraf dan otot, menghilangkan masuk angin dan pegal linu, melancarkan buang air kecil, obat analgetika (menghilangkan rasa sakit), menurunkan panas, obat cacing, antibakteri serta anti kanker. Purwaceng yang asli memiliki rasa khas, yaitu pedas, yang dihasilkan oleh akar dan bijinya.
Purwaceng sebenarnya tergolong tanaman langka, namun kini dapat diselamatkan dengan budi daya menggunakan metode kultur in vitro.
Tingkatkan Libido
Saat tanaman ini dicabut dari tanah, aroma harum khas purwaceng langsung bisa tercium. Setelah dipanen, purwaceng langsung dicuci bersih sampai ke akarnya. Purwaceng yang masih segar bisa langsung disantap sebagai lalapan, dengan khasiat yang tak berbeda dari tanaman keringnya.
Untuk dijadikan minuman, purwaceng yang sudah dicuci bersih langsung dikeringkan selama 1-2 hari. Jika kering dalam 1 hari, 10 kg purwaceng basah akan menyusut menjadi 1 kg purwaceng kering.
Sedangkan jika kering dalam 2-3 hari, dibutuhkan 11-12 purwaceng basah agar bisa menyusut menjadi 1 kg. Purwaceng kering bisa bertahan sampai satu tahun. Setelah kering, purwaceng siap dijadikan minuman.
Bisa juga dibuat bubuk, sehingga lebih praktis dikonsumsi. Agar lebih sedap, purwaceng yang akan diminum bisa ditambahi gula, jahe, susu, atau kopi. Ya, khasiat purwaceng yang paling populer adalah untuk membangkitkan dan menjaga potensi vitalitas pria.
Sebuah penelitian menunjukkan, purwaceng dapat meningkatkan libido, meningkatkan hormon testosteron, dan meningkatkan jumlah spermatozoid. Untuk mendapatkan khasiat secara nyata, purwaceng harus diminum secara teratur selama 7-15 hari.
Percobaan pada anak ayam membuktikan, ciri-ciri kejantanan, misalnya jengger, muncul lebih cepat pada anak ayam jantan yang makanannya diberi campuran purwaceng. "Ini minuman alami untuk meningkatkan gairah. Kalau viagra, kan, mengandung bahan kimia, sementara purwaceng tidak. Jadi, lebih aman untuk tubuh," ujar Saroji.
Meski terkenal sebagai penambah gairah pria, bukan berarti hanya pria saja yang boleh mengonsumsinya, lho! Menurut Saroji, perempuan dan anak-anak juga bisa meminumnya.
Tanaman berdaun mungil ini juga berkhasiat menjaga kesehatan tubuh. Antara lain, menghangatkan tubuh, saraf dan otot, menambah stamina tubuh, menghilangkan masuk angin dan pegal linu, serta melancarkan buang air kecil.
Manfaat Lain Purwaceng
Purwaceng juga berkhasiat sebagai obat analgetika (menghilangkan rasa sakit), menurunkan panas, obat cacing, antibakteri dan antikanker. Namun, purwaceng bubuk rasa kopi tak boleh diminum perempuan hamil dan penderita hipertensi serta penyakit jantung.
Minuman purwaceng memiliki rasa khas, yaitu pedas, yang dihasilkan oleh akar dan bijinya. Bagian akar, menurut Saroji, yang paling berkhasiat. "Purwaceng yang rasanya pahit, itu berarti palsu. Purwaceng pasti pedas," tandas Saroji.
Umumnya, kini purwaceng dibuat dalam bentuk bubuk, kering, kapsul, dan kemasan dalam botol. Terkadang, biji purwaceng juga diminati pembeli untuk dibudidayakan. Namun, karena langka dan sulitnya menanam purwaceng, harga biji ini cukup mahal. Bila ada permintaan, Saroji menjual biji purwaceng seharga Rp 100 ribu per sendok makan.
Sebungkus purwaceng umumnya bisa diminum tiga kali sehari. Cara mengonsumsinya pun cukup mudah. Berikut caranya:
1. Rebus purwaceng bersama tiga gelas air. Boleh tambahkan tiga butir cengkih, gula, dan garam secukupnya. Tunggu sampai air menyusut menjadi satu gelas. Minum airnya selagi masih hangat. Purwaceng yang sudah digunakan ini bisa dipakai dua kali rebusan lagi.
2. Bila mengonsumsi purwaceng bubuk, campur dengan segelas air panas (bukan air hangat, agar akar tanaman ini matang dan khasiatnya lebih terasa). Tambahkan gula secukupnya. Bila suka, bisa menambahkan telur ayam atau bebek, dan sedikit madu.
3. Tunggu sebentar hingga mengendap, lalu habiskan dengan ampasnya sekaligus saat masih hangat. Asal tahu saja, umumnya purwaceng bubuk sudah siap diminum, karena sudah ditambahi gula, jahe (untuk menghilangkan bau yang tidak sedap), dan rasa, antara lain kopi atau susu. Selamat mencoba!

0 komentar: